Membangun Email List: Aset Digital yang Sering Diremehkan Banyak Orang
Jika Anda bertanya kepada 100 orang yang baru memulai bisnis online tentang apa yang paling penting dalam bisnis digital, kemungkinan besar jawabannya adalah:
* Traffic
* Followers
* Iklan Facebook
* Konten Viral
* TikTok
Jawaban-jawaban tersebut memang tidak salah.
Namun ada satu aset penting yang sering diremehkan dan bahkan dilupakan oleh banyak pelaku bisnis digital.
Aset tersebut adalah email list.
Padahal jika kita melihat banyak bisnis digital yang bertahan lama dan menghasilkan penjualan secara konsisten, hampir semuanya memiliki satu kesamaan.
Mereka membangun email list.
Sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya email list setelah menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya untuk mengejar traffic yang akhirnya hilang begitu saja.
Apa Itu Email List?
Email list adalah kumpulan alamat email orang-orang yang secara sukarela memberikan kontak mereka kepada Anda.
Biasanya mereka memberikan email karena ingin mendapatkan:
* Ebook gratis
* Checklist
* Video training
* Template
* Webinar
* Panduan praktis
* Lead magnet lainnya
Dengan memiliki email mereka, Anda mendapatkan izin untuk berkomunikasi secara langsung.
Inilah yang membuat email list sangat berharga.
Kesalahan yang Banyak Dilakukan Pemula
Sebagian besar pemula terlalu fokus mencari pengunjung.
Mereka berpikir seperti ini :
"Saya butuh lebih banyak traffic."
Lalu mereka melakukan ini :
* Membuat konten setiap hari
* Menjalankan iklan
* Mencari follower
* Masuk ke berbagai grup
Namun mereka lupa satu hal.
Apa yang terjadi setelah pengunjung pergi?
Jika pengunjung meninggalkan website tanpa memberikan kontak, maka kemungkinan besar Anda kehilangan mereka selamanya.
Besok mereka mungkin lupa siapa Anda.
Minggu depan mereka mungkin membeli dari orang lain.
Bulan depan mereka mungkin sudah tidak mengingat website Anda sama sekali.
Di sinilah email list menjadi sangat penting agar selalu ingat siapa anda dan selalu mengingat anda di dalam inbox email mereka.
Traffic Datang dan Pergi
Traffic ibarat orang yang lewat di depan toko Anda. Mereka melihat-lihat, mungkin tertarik dan juga mungkin tidak.
Namun belum tentu mereka membeli.
Jika Anda tidak memiliki cara untuk menghubungi mereka kembali, maka peluang penjualan bisa hilang begitu saja.
Sebaliknya, ketika seseorang masuk ke email list Anda, mereka tidak lagi sekadar pengunjung.
Mereka berubah menjadi prospek yang bisa Anda follow up dan akan menjadi buyer list anda (pembeli).
Follow Up Adalah Tempat Terjadinya Penjualan
Banyak orang mengira penjualan terjadi karena iklan. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian.
Iklan hanya membawa perhatian.
Yang menghasilkan penjualan sering kali adalah follow up.
Orang jarang membeli saat pertama kali melihat sebuah penawaran.
Mereka membutuhkan waktu untuk:
* Mengenal Anda
* Mempercayai Anda
* Memahami produk Anda
* Meyakinkan diri mereka sendiri
Karena itulah email marketing masih menjadi salah satu strategi pemasaran paling efektif hingga hari ini anda bisa cek di google seperti Bean seatle, Noah kagan, dan lainnya. Mereka semua pakai email untuk pemasarannya.
Email List Adalah Aset yang Anda Miliki
Bayangkan suatu hari akun media sosial Anda mengalami masalah bahkan hilang dibanned.
Jangkauan turun drastis.
Algoritma berubah.
Akun dibatasi.
Atau bahkan akun hilang (dihack).
Jika seluruh bisnis Anda bergantung pada platform tersebut, maka bisnis Anda ikut terguncang.
Namun berbeda dengan email list.
Email list adalah aset yang Anda miliki sendiri.
Anda dapat memindahkan database tersebut ke berbagai platform email marketing.
Anda tetap dapat berkomunikasi dengan subscriber kapan pun diperlukan.
Karena itu banyak pebisnis berpengalaman lebih fokus membangun database dibanding mengejar follower.
Email Masih Sangat Efektif
Ada yang berkata seperti ini :
"Email sudah mati."
"Email gak works"
"Email gak cocok di market indonesia"
Faktanya tidak.
Perusahaan-perusahaan besar di seluruh dunia masih menggunakan email marketing setiap hari.
Alasannya sederhana.
Email memungkinkan komunikasi yang lebih personal. (Catat itu)
Pesan Anda masuk langsung ke inbox seseorang.
Bukan bersaing dengan ribuan postingan lain seperti di media sosial.
Jika dilakukan dengan benar, email dapat menghasilkan penjualan selama bertahun-tahun.
Membangun Hubungan Jangka Panjang (Long Term)
Bisnis bukan hanya tentang menjual. Bisnis adalah tentang membangun hubungan (Trust).
Ketika seseorang menerima email Anda secara rutin, mereka mulai mengenal Anda.
Mereka mulai memahami cara berpikir Anda.
Mereka mulai mempercayai Anda.
Dan ketika suatu hari Anda menawarkan produk atau layanan, peluang mereka untuk membeli menjadi jauh lebih besar.
Inilah kekuatan email marketing.
Mengapa Saya Lebih Memilih Membangun Email List?
Karena saya menyadari satu hal yaitu :
Follower bukan milik saya.
Traffic bukan milik saya.
Platform bukan milik saya.
Namun database email adalah aset yang saya bangun sendiri.
Setiap subscriber baru menambah nilai aset digital yang saya miliki.
Semakin besar dan semakin aktif email list, semakin besar pula peluang bisnis berkembang dalam jangka panjang.
Mulai dari Lead Magnet
Kabar baiknya, membangun email list tidak harus rumit. Anda bisa memulai dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat secara gratis.
Ini disebut lead magnet.
Lead magnet adalah hadiah gratis yang diberikan kepada calon subscriber sebagai imbalan atas alamat email mereka.
Misalnya:
* Ebook
* Checklist
* Panduan
* Template
* Video tutorial
Tujuannya adalah membantu mereka menyelesaikan masalah tertentu.
Gratis: Checklist Diagnosa Bisnis Digital
Jika saat ini Anda sedang membangun bisnis digital tetapi merasa hasilnya belum maksimal, saya telah menyiapkan sebuah ebook gratis yang dapat membantu Anda.
Di dalamnya terdapat checklist sederhana untuk membantu menganalisa kondisi bisnis digital Anda saat ini.
Anda bisa mendapatkannya secara gratis melalui link berikut:
Melalui checklist tersebut, Anda dapat mengetahui area mana yang perlu diperbaiki terlebih dahulu sebelum menghabiskan lebih banyak waktu dan biaya.
Kesimpulan
Banyak orang mengejar traffic.
Banyak orang mengejar follower.
Banyak orang mengejar viral.
Namun sedikit yang benar-benar fokus membangun email list.
Padahal email list adalah salah satu aset digital paling berharga yang bisa dimiliki seorang pebisnis online.
Traffic bisa hilang.
Follower bisa berkurang.
Platform bisa berubah.
Namun email list yang dibangun dengan benar akan terus menjadi aset yang dapat membantu menghasilkan penjualan dalam jangka panjang.
Jika Anda serius ingin membangun bisnis digital yang stabil dan berkelanjutan, mulailah membangun email list sejak hari ini.
Karena mungkin saja satu alamat email yang Anda dapatkan hari ini akan menjadi pelanggan terbaik Anda di masa depan.

0 Komentar