Traffic Sudah Banyak Tapi Penjualan Sedikit? Jangan Salahkan Produk Anda
Mendapatkan traffic adalah salah satu tujuan banyak pebisnis digital.
Semakin banyak pengunjung, semakin besar harapannya penjualan ikut meningkat.
Tetapi kenyataannya tidak selalu demikian.
Anda bisa mendapatkan ribuan pengunjung...
Tetapi penjualan tetap sedikit.
Mengapa?
Karena traffic bukan berarti buyer.
Traffic Hanya Langkah Pertama
Bayangkan Anda mendapatkan 1.000 pengunjung.
Tetapi dari 1.000 orang tersebut tidak ada yang mengetahui apa langkah selanjutnya.
Mereka membaca.
Scrolling.
Kemudian pergi.
Besok Anda harus mencari 1.000 pengunjung baru lagi.
Ini melelahkan.
Karena itu, bisnis digital membutuhkan sistem yang mengubah traffic menjadi aset bisnis.
Salah satunya adalah lead.
Dari Traffic Menjadi Lead
Tidak semua pengunjung siap membeli.
Tetapi sebagian mungkin bersedia mendapatkan sesuatu yang gratis.
Misalnya:
- Ebook
- Checklist
- Template
- Panduan
- Mini course
Sebagai gantinya, Anda mendapatkan data kontak mereka.
Sekarang Anda tidak hanya mendapatkan traffic.
Anda mendapatkan lead.
Dan lead tersebut dapat diberikan edukasi serta follow-up.
Dari Lead Menjadi Buyer
Setelah seseorang menjadi lead, proses belum selesai.
Justru di sinilah hubungan mulai dibangun.
Anda dapat mengirimkan:
Konten edukasi.
Tips.
Studi kasus.
Kesalahan yang harus dihindari.
Solusi.
Kemudian offer.
Proses tersebut membantu calon pelanggan memahami bisnis dan produk Anda.
Tidak semua lead akan membeli.
Tetapi Anda sudah memiliki hubungan yang sebelumnya tidak Anda miliki.
Inilah Mengapa Sistem Penting
Traffic adalah awal.
Lead adalah aset.
Email adalah alat komunikasi.
Sales page membantu menjelaskan offer.
Payment menyelesaikan transaksi.
Buyer menjadi pelanggan.
Jadi jangan hanya bertanya:
"Bagaimana mendapatkan lebih banyak traffic?"
Tanyakan juga:
"Apa yang terjadi setelah traffic datang?"
Karena traffic tanpa sistem bisa cepat hilang.
Saya membuat demo sederhana mengenai alur tersebut.

0 Komentar